Alasan Pria Menunda Menikah - Topik yang mungkin berada diantara kategori penting dan tidak penting, benar dan tidak benar. Namun simak saja tulisan berikut ini. Mengapa Sebagian Pria terkadang cenderung menunda pernikahannya.


Alasan Pembenaran Mengapa Pria Menunda Untuk Cepat Menikah

Artikel ini ditulis berdasarkan hasil penelitian kecil-kecilan terhadap beberapa rekan yang cenderung "telat" melakukan pernikahan. Disertai dengan mencocokkan beberapa referensi dari beberapa artikel lainnya yang membahas alasan kenapa pria menunda pernikahannya.

Berikut 1000 Alasan Pembenaran Mengapa Pria Menunda Untuk Menikah Cepat :
1. Ingin Menikmati Masa Lajang/Muda Sepuas mungkin.
Pada umumnya para responden memberikan alasan utamanya adalah karena hal ini. Mereka berpendapat bahwa Jika telah terikat dalam tali pernikahan nantinya, mereka tidak dapat menikmati ini lagi. Seperti pepatah berikut "Lebih Baik 'rusak' muda dari pada 'rusak tua'. Memang kedengarannya sedikit konyol, tapi mungkin ada benarnya juga. Mereka menginginkan setelah menikah nantinya mereka benar-benar memberikan yang terbaik buat keluarga dan anak-anaknya tanpa dihantui godaan-godaan jiwa muda yang dapat merusak keutuhan rumah tangga mereka.

2. Belum benar-benar Siap/Mapan Secara Finansial
Dari beberapa responden juga menyatakan  hal berikut. Mereka akan segera menikah tatkala secara finansial mereka sudah benar-benar mapan. Seperti punya karir dan pekerjaan yang bagus, Punya rumah sendiri, mobil sendiri, properties dan lain sebaginya. Membingungkan bukan, banyak dari mereka yang terkadang memutuskan untuk menikah hanya dengan bermodalkan nekat dan cinta ataupun terpaksa karena MBA, namun pada perjalanannya perkawinan tersebut tetap baik-baik saja. Seperti pepatah juga "Pasti ada rezeki anak Nantinya". Terlihat nekad sekali bukan. Selanjutnya sebagian dari responden yang telah menikah ketika ditanya tentang persiapan mereka sebelum melakukan pernikahan apakah telah benar-benar siap..?ternyata sebagian dari mereka menjawab pada saat memutuskan untuk menikah hanya bermodalkan kebulatan tekat alias nekat dan berfikir optimis saja.

3. Memiliki Cita-cita atau prioritas yang lain.
Hal ini mencakup tentang cita-cita dan keinginan yang harus dicapainya sebelum melakukan sebuah ikatan perkawinan. Seperti Karir, ingin menyenangkan atau balas budi ke orangtua terlebih dahulu dan lain sebagainya. Mereka beranggapan jika telah menikah nantinya mereka memiliki keterbatasan terutama dalam hal ekonomi jika ingin membantu keluarganya. Hal ini memaksa mereka menunda perkawinannya. Pria cenderung akan berkomitmen pada hal-hal lain yang lebih menuntut perhatiannya, dan memilih berusaha mengatasi persoalan cinta semampunya.

4. Menunggu mendapatkan pasangan yang benar-benar cocok (sejiwa) dengan dirinya.
Hal ini berhubungan dengan keraguan terhadap pasangan yang telah dimilikinya, tidak sesempurna seperti apa yang dibayangkan. Berharap masih ada yang lebih baik nantinya. Mereka takut jika dipaksakan nantinya akan menyesal dan setengah hati menjalankan pernikahan tersebut. Untuk hal yang satu ini mungkin berlaku terhadap mereka yang mempunyai kepribadian Melankolis yang sempurna, Ingatlah bahwa "No Bodys Perfect" tidak ada yang sempurna didunia ini. Kitalah yang akan menyempurnakan pasangan kita. Jika terus berharap mendapatkan yang sempurna terus menerus, mungkin kita tidak akan pernah mendapatkan pasangan sampai kapanpun.

5. Dapat Berhubungan intim dengan mudah tanpa ikatan.
Untuk hal yang satu ini belum mendapatkan penjelasan yang lebih mendalam. Cuma dari beberapa responden berpendapat "Nasi bungkus itu lebih enak dan Lebih Simpel dari pada Masakan Rumahan". Hee2..konyol memang, tapi itu ya pilihan lagi. Tapi hati-hati loh akibatnya.

6.Masalah Keluarga.
Hal ini berhubungan dengan hubungan dengan keluarga masing-masing. Seperti tuntutan-tuntutan yang diajukan fihak keluarga terhadap calon pasangan menikah lainnya. Sebagai contoh tuntutan agama yang dianut harus sama, kriteria pasangan yang cocok (bebet, bibit, bobot) pekerjaan dan lain sebaginya. Sementara pasangan yang telah dimiliki sekarang tidak atau belum memenuhi dari kriteria tersebut.


Dari beberapa alasan diatas masuk pada kriteria manakah anda..??
Simak beberapa review dibawah ini :
Pepatah dan celoteh para responden.

"Ketika ditanya pada seorang sahabat yang telah menikah tentang enak atau tidaknya menikah, ia menjawab " Nyesel saya menikah sekarang...!!" ,loh kenapa emangnya "Kalo tau begini enaknya kenapa tidak dari dulu saja menikah..."wkwkkwk.

 "Enak gak ya menikah" jawab seorang teman" enaknya menikah cuma 20 % saja". "Loh kenapa begitu.?? sisanya gimana " jawabnya " 80% sisanya enak banget" Busyet..

Itulah seputar tulisan Alasan Mengapa Pria menunda menikah, yang mungkin bisa dijadikan bacaan menarik.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Komentar Pembaca :

Ada 0 komentar pada artikel “Alasan Pembenaran Mengapa Pria Menunda Untuk Cepat Menikah”

Posting Komentar


Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar yang bermutu. Komentar Spam atau kata-kata tidak sopan akan dihapus.

Next previous home