EXPERIENTIAL LEARNING DARI SISI HAKIKAT MANUSIA - Memahami arti filosofi antara ungkapan manusia dan orang, manusia memiliki filosofi makna yang lebih dalam dibanding dengan orang. Secara alami orang mengalami pertumbuhan secara fisik. Selain hanya fisik/jasmani terdapat unsur rohani yang mesti dikembangkan dalam diri seseorang untuk mencapai arti manusia.

Pengembangan rohani adalah pengembangan unsur emosi dan spititual atau disebut mental. Usaha pengembangan mental tersebut dapat dirangsang oleh faktor external. James Neil seorang penggiat alam terbuka menyatakan bahwa perkembangan adalah interaksi antara tantangan dan dukungan dari lingkungan (seperti orang lain, alam bebas dll). Ini menunjukkan bahwa manusia berkembang secara mental (emosi) akibat dari kemauan dan keberanian manusia tersebut dalam menghadapi berbagai macam tantangan.



Jika seseorang berani mencoba melalui tantangan baik disaat beraktivitas di alam bebas, saat melakukan permainan yang merupakan metafora kehidupan, maupun tantangan dalam kehidupan nyata maka apapun hasil yang didapat akan memberi makna dan nilai-nilai baru. Proses melelalui tantangan tersebut akan menciptakan pengalaman. Pengalaman yang disikapi dengan sadar dan diterjemahkan sebagai sebuah pembelajaran (experiential learning) itulah yang akan menjadi nilai baru bagi seseorang yang melakukannya. Maka dari itu jangan anggap pengalaman hanya sebatas proses, aktivitas tantangan hanya sebatas hobi atau masalah hanya sebagai sebuah cobaan jika ingin mencapai unsur manusia sejati.
(Spesial thanks to my sobat :Ardian Rangga Fanny)

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Komentar Pembaca :

Ada 0 komentar pada artikel “EXPERIENTIAL LEARNING DARI SISI HAKIKAT MANUSIA”

Posting Komentar


Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar yang bermutu. Komentar Spam atau kata-kata tidak sopan akan dihapus.

Next previous home